Sawah Petani Kering Kadis Pertanian Batu Bara Turunkan Eksavator Alihkan Arus Sungai Ramunia



Batu Bara, Kualatanjung Pos

Dapat informasi isawah petani kekeringan, Kadis Pertaniam Batu Bara, Susilawati Ritonga langsung menurunkan alat berat mengalihkan arus Sungai Ramunia, Simalungun menuju pintu Irigasi Desa Perkotaan, Kecamatan Air Putih. Kamos  (29/2/2026).


Disebut Susi Ritonga, ada 12 desa dan kelurahan yang mengalami kekeringan di 2 kecamatan, Air  Putih dan Sei Suka.


"Sebenarnya masalah irigasi tanggungjawab dari PUTR Provinsi dan Pusat. Namun kita tidak bisa menunggu karena kondisi sawah petani mengalami kekeringan," ungkap Susi.


Selama ini irigasi Perkotaan airnya dari hulu Sungai Tanjung tepatnya di bendungan Semanggar.



"Kondisinya saat ini Sungai Tanjung sedimen pasirnya sudah tinggi sehingga air dari Sungai Bahbolon tidak bisa masuk ke Sungai Tanjung," ujar Susi.


Atas arahan Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian kita bersama PUTR Pemkab menurunkan eksavator menormalisasi aliran irigasi yang sudah lama tidak dipungsikan, tambah Susi.


"Yang kita lakukan ini jangka pendeknya dan sifatnya sementara menunggu perbaikan dari provinsi Sumut dan pusat. Kalau tidak  ditanggulangi dengan cepat 3.350 hektar sawah petani akan gagal tanam dan gagal panen," jelas Susi.


Semoga apa yang kita lakukan hari ini bersama petani bisa mengatasi permasalahan yang ada.


"Sebagai informasi luas sawah di Batu Bara ada  12.700 hektar lebih kurang. 10.000 hektar lebih perairannya tanggung jawab provinsi dan pusat. Hanya 2500 hektar dibawahi oleh Pemkab Batu Bara," pungkas Kadis Pertanian Batu Bara. (Pelka)



Lebih baru Lebih lama